Apa itu Kayu Sengon

Sengon adalah sejenis pohon anggota Fabaceae. Pohon peneduh dan penghasil kayu ini tersebar secara alami di India, Asia Tenggara, Tiongkok Selatan dan Indonesia. Di beberapa daerah pohon ini dikenal sebagai Singon, Sengon (jawa).

Sengon menghasilkan kayu yang ringan sampai agak ringan dengan densitas 320-640 kg permeter persegi pada kadar air 15%. Agak padat, berserat lurus dan agak kasar namun mudah dikerjakan. Kayu terasnya kuning mengkilap sampai cokelat-merah-gading. Kekuatan dan keawetannya digolongkan dalam kelas kuat III-IV. Sengon tidak mudah diserang rayap tanah karena adanya kandungan zat ekstraktif di dalam kayunya. Akan tetapi percobaan kuburan di Filipina menghasilkan bahwa kayu sengon Albizia Chinensis hanya bertahan 16 bulan, sementara kayu langir Albizia Saponaria tahan hingga 3 tahun dan kayu Weru Albizia Procera bahkan mencapai 10 tahun.

Manfaat

  1. Kayu

Bagian utama pohon sengon yang dimanfaatkan adalah kayu. Kayu sengon dapat digunakan sebagai papan. Tekstur kayunya berserat halus dan terasa sedikit kasar jika diraba. Sengon termasuk kayu menengah ke bawan dan memimiliki tingkat keawetan dan kekuatan rendah. Namun karena ketahannya dalam mencegah rayap, kayu ini digunakan untuk bahan lainnya seperti jembatan, peti, ramuan rumah, perahu bahkan di wilayah Sabah dijadikan jenis Albizia Chinensis dijadikan sebagai kayu batai. Tentunya ini digunakan berdasarkan jenis-jenis kayu sengon sendiri, seperti Falcata dan Albizia memiliki manfaat yang berbeda. Namun secara keseluruhan keduanya memiliki ciri di atas.

  • Industri

Sesuai dengan manfaat dan keistimewaannya yang ringan dan tahan rayap, kayu sengon kerap digunakan untuk kebutuhan industri pup dan kertas. Selain itu, produksi furniture juga dapat menggunakan kayu ini. Karena bobotnya yang ringan, sengon cocok digunakan sebagai bahan konstruksi ringan, panel serta ornament interior. Industri veneer dan plywood atau kayu lapis juga memanfaatkan bahan kayu sengon karena kerapatannya yang rendah bahkan sedang.

  • Reboisasi

Sengon adalah jenis pohon rindang yang pertumbuhannya cepat. Selain itu, sengon juga mudah beradaptasi dengan segala jenis tanah. Kelebihan tersebut dimanfaatkan untuk program reboisasi atau penghijauan.

Pohon sengon juga ditanam pada hutan adat maupun hutan akyat dikombinasikan dengan tanaman pertanian seperti jagung, kedelai dan buah-buahan. Berkat kemampuannya mengikat nitrogen, sengon memberikan kesuburan bagi tanaman lain di sekitarnya.

Tentang Penulis

SultanSengon

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *